Dominik Szoboszlai melontarkan peringatan menohok kepada para rival Liverpool. Gelandang asal Hungaria itu yakin The Reds bisa kembali tak terbendung jika intensitas permainan mereka seperti musim-musim juara. "Jika kami bisa membawa intensitas ini kembali dan kami menginginkannya lebih dari yang lain, kami punya kualitas. Dan dengan ini bersama-sama, tidak ada yang bisa menghentikan kami," ujarnya dalam wawancara dengan legenda klub Steven Gerrard di TNT Sports.

Kepercayaan diri itu muncul setelah Liverpool meraih kemenangan pertama musim ini. Mereka menundukkan Ipswich Town 2-0 di kandang lawan, Jumat lalu, berkat brace cepat dari Alexander Isak. Ini menjadi kemenangan perdana di Premier League di bawah pelatih anyar Andoni Iraola, yang mengambil alih kursi kepelatihan setelah pertahanan gelar yang buruk di era Arne Slot.

Szoboszlai mengaku sangat menyukai gaya kepemimpinan Iraola. "Saya sangat menyukainya. Saya tahu dia punya gaya bermain yang sangat langsung, intens, yang saya cintai," katanya. Ia menegaskan bahwa perubahan intensitas adalah kunci. "Itu harus berubah. Inilah yang hilang musim lalu," tegas pemain 25 tahun itu.

Posisi favorit Szoboszlai adalah sebagai gelandang box-to-box nomor 8. Ia senang merebut bola dari bek, memberikan umpan panjang, tetapi juga masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan. "Ambil bola dari bek, beri umpan panjang, tapi juga tiba di kotak, berada di sepertiga akhir, dan tembakan dari jarak sedikit lebih jauh. Itu yang sangat saya sukai," jelasnya.

Musim lalu, Szoboszlai beberapa kali harus bermain sebagai bek kanan karena cedera yang menghambat musim pertama Jeremie Frimpong. Namun, Iraola telah memberi kepastian bahwa itu bukan rencana jangka panjang. "Dia pernah menjelaskan bahwa saya tidak akan bermain di bek kanan, dan itu sangat berarti bagi saya. Tapi jika dia membutuhkan saya di sana, tentu saya siap," ujar Szoboszlai.

Pernyataan ini menjadi sinyal positif bagi para pendukung Liverpool. Dengan kualitas yang dimiliki dan kembalinya intensitas yang hilang, Andoni Iraola berpotensi membawa The Reds kembali ke jalur persaingan gelar. Namun, tantangan terdekat sudah menanti: laga melawan Atletico Madrid di Liga Champions. Mampukah Liverpool membuktikan kata-kata Szoboszlai?