Alexis Mac Allister secara mengejutkan mengungkapkan kekecewaannya karena Liverpool belum menawarkan perpanjangan kontrak. Gelandang asal Argentina itu mengaku "sangat sedih" dengan situasi tersebut, terutama setelah melihat rekan-rekannya, Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch, menandatangani kontrak baru tahun ini. Pernyataan ini disampaikan sebelum laga Liga Champions melawan Atletico Madrid, Rabu (9/9/2026).

Mac Allister bergabung dengan Liverpool dari Brighton pada Juni 2023 dengan kontrak lima tahun. Kontraknya masih tersisa dua tahun, namun pembicaraan mengenai perpanjangan belum membuahkan hasil. "Saya menerima kabar bahwa klub tidak dalam posisi menawarkan kontrak baru, yang tentu saja membuat saya sangat, sangat sedih," ujarnya. "Semua orang bisa melihat saya memberikan 100% untuk klub ini setiap hari dalam latihan dan pertandingan."

Pemain berusia 27 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ada opsi untuk meninggalkan Anfield pada musim panas lalu. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya terhadap klub. "Saya mencintai klub ini. Saya mencintai para penggemar. Saya tahu betul ini adalah klub yang luar biasa dan kota ini memiliki sesuatu yang sangat istimewa. Saya senang berada di sini," tambahnya. Mac Allister juga menegaskan tidak perlu membuktikan apa pun, tetapi ingin menunjukkan level terbaiknya.

Pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, memberikan komentarnya mengenai situasi kontrak Mac Allister. "Kami semua memiliki situasi pribadi dengan kontrak yang berbeda-beda. Yang penting adalah dia ingin berada di sini. Kami belum lama bersama, tetapi dia pemain penting dan saya menilainya sangat tinggi. Masih banyak waktu untuk membicarakan situasi kontrak tersebut," kata Iraola. Mac Allister sendiri mengaku melihat sesuatu yang istimewa dalam diri Iraola dan optimistis musim ini bisa sukses.

Musim lalu menjadi musim yang mengecewakan bagi Liverpool. Setelah menjuarai Premier League 2024-25, mereka finis di posisi kelima dan manajer Arne Slot dipecat. Mac Allister mengakui musim itu tidak baik baginya secara individu maupun tim. Meski mencatatkan 55 penampilan, performanya dianggap menurun. Mantan direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, terlibat dalam diskusi kontrak dan memutuskan untuk tidak menawarkan perpanjangan setelah musim yang di bawah standar.

Keputusan Liverpool untuk tidak memperpanjang kontrak Mac Allister bisa menjadi strategi untuk melihat reaksi pasar. Dengan sisa kontrak dua tahun, klub masih memiliki waktu untuk bernegosiasi. Namun, pernyataan terbuka Mac Allister menimbulkan spekulasi mengenai masa depannya, terlebih ia dikaitkan dengan Manchester City. Liverpool akan segera memiliki direktur olahraga baru yang akan menangani situasi ini.

Jika Mac Allister mampu kembali ke level terbaiknya seperti musim 2024-25 ketika ia mencetak lima gol dan lima assist, bukan tidak mungkin ada babak baru dalam hubungannya dengan Liverpool. Saganya kontrak ini akan menjadi salah satu drama yang mewarnai musim Liverpool, yang tampaknya semakin terbiasa dengan saga kontrak pemain bintangnya.