Frank Lampard tengah menghadapi tekanan berat sebagai manajer Coventry City di Premier League. Empat pertandingan pertama berakhir dengan kekalahan, dan timnya belum mencetak satu gol pun. Situasi ini mengingatkan pada pengalaman Tony Pulis saat membawa Stoke City promosi ke Premier League pada 2008.

Menurut Pulis, kunci utama bagi manajer yang baru promosi adalah kemampuan mengelola diri sendiri dan waktu, bukan hanya pemain. "Anda harus tetap segar dan positif, karena Anda akan mengalami rentetan kekalahan seperti yang dialami Coventry," ujarnya kepada BBC Sport. Pulis menekankan bahwa reaksi manajer setelah kekalahan akan menentukan arah tim selanjutnya.

Lampard tidak boleh terlihat lemas atau kosong pada sesi latihan Senin pagi setelah kekalahan telak. "Anda harus membusungkan dada dan menemukan cara untuk membawa semua orang kembali ke jalur kemenangan," tambah Pulis. Ia juga menyoroti pentingnya pertahanan yang solid dan kemampuan mencetak gol dari berbagai posisi, bukan hanya mengandalkan penyerang tengah.

Coventry saat ini menjadi satu-satunya tim Premier League yang belum meraih poin. Sementara itu, Hull City, tim promosi lainnya, tampil impresif dan kini berada di posisi ketiga. Pulis yakin Coventry masih bisa bangkit asalkan memiliki mentalitas yang kuat dan dukungan penuh dari fans.

Dalam kolomnya, Pulis juga membahas sembilan manajer baru di Premier League, termasuk Enzo Maresca di Manchester City, Xabi Alonso di Chelsea, dan Andoni Iraola di Liverpool. Ia menilai pengalaman dan adaptasi menjadi faktor krusial bagi kesuksesan mereka.

Bagi Coventry, laga-laga berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya. Lampard dituntut untuk segera menemukan formula yang tepat agar timnya tidak semakin terpuruk. Seperti kata Pulis, "Kekalahan harus diterima, tetapi pemain harus selalu siap untuk bangkit."

Klasemen Sementara Premier League (Empat Pertandingan Pertama)

PosisiTimPoinGol MemasukkanGol Kemasukan
3Hull City973
20Coventry City008

Hanya menampilkan tim promosi yang disorot dalam artikel.