Dan Burn baru beberapa bulan meninggalkan tempat latihan Newcastle United. Namun, bek timnas Inggris itu merasa seperti bergabung dengan klub baru saat kembali setelah libur pasca-Piala Dunia. “Sejujurnya, saya masih belajar nama-nama,” ujarnya. Musim panas yang penuh gejolak di Tyneside ditandai dengan perginya manajer Eddie Howe serta pemain-pemain kunci seperti Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, dan Anthony Gordon. Kini, pelatih kepala Matthias Jaissle membawa enam stafnya, sementara Burn juga berkenalan dengan rekan setim baru: Lukas Hornicek, Ewen Jaouen, Aladji Bamba, Sean Steur, dan Bazoumana Toure. Belum lagi rencana kedatangan bek kanan Amar Dedic dari Benfica.
Alih-alih bersiap untuk musim yang sulit seperti prediksi sejumlah pengamat, Burn justru memasang target membawa Newcastle United kembali ke Eropa sebagai kapten baru. “Kami selalu tampil baik saat punya mentalitas us against the world,” kata Burn usai laga imbang 1-1 melawan Strasbourg di laga uji coba terakhir. “Saya merasa kami selalu dianggap remeh. Kami selalu tampil dengan punggung menempel tembok, berjuang. Saat itulah kami bermain terbaik, dengan mentalitas underdog, semoga kami bisa melaju.”
Burn sadar butuh waktu. Semua rekrutan anyar Newcastle berusia 24 tahun ke bawah dan belum pernah bermain di Premier League. Namun, ia ingin “merangkul perubahan” dan membantu para pendatang baru memahami arti bermain untuk klub ini. “Saat ini, bisakah Anda menilai siapa yang akan menjadi Bruno berikutnya? Mungkin belum, tapi saya yakin ada potensi di sana,” ucapnya. Jaissle berulang kali menyebut kata “transisi” sejak mengambil alih dan menilai Burn yang vokal akan “vital dalam membimbing pemain muda melewati masa perubahan ini”.
Burn dan pemain senior lainnya dituntut memacu rekan setim, mengingat standar yang pernah ditorehkan saat lolos ke Liga Champions dan mengakhiri puasa gelar 70 tahun dengan menjuarai EFL Cup. Newcastle finis ke-12 di Premier League musim lalu, tetapi sebelumnya mereka adalah tim yang garang dan sulit dilawan. Namun, Burn menilai mereka “tidak diizinkan” lagi menggunakan taktik nakal. “Semua yang kami lakukan sepertinya dihentikan di Premier League musim setelahnya,” katanya soal perubahan aturan. “Ini lebih soal mentalitas. Bukan berarti kami mencoba menyakiti orang, tapi semua orang bilang begitu. Orang takut dan tidak ingin melawan kami. Saya ingin itu kembali.”
Laga perdana musim ini akan menjadi ajang uji bagi wajah baru Newcastle saat menjamu Liverpool di St James' Park, Minggu (16:30 BST). Sore itu diprediksi emosional karena stadion akan memberi penghormatan untuk mendiang Kevin Keegan, salah satu figur paling transformasional dalam sejarah Newcastle yang juga pernah membela Liverpool. Burn sempat makan siang dengan Keegan pada akhir Mei dan menyebutnya “orang hebat untuk diajak bersama”. “Saya rasa kami tidak butuh motivasi tambahan,” kata Burn. “Baik kami atau kota ini.”
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang