Diego Simeone dan Julian Alvarez akhirnya bertemu langsung di kompleks latihan Cerro del Espino, Rabu (12/8/2026), untuk membahas situasi sang penyerang. Pertemuan ini merupakan yang pertama sejak Alvarez mengungkapkan keinginannya hengkang dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas ini.

Sebelumnya, Alvarez sempat menyatakan ingin "mewujudkan mimpinya" untuk pindah, dengan Barcelona disebut sebagai tujuan utamanya. Presiden Barca, Joan Laporta, bahkan sudah mengonfirmasi bahwa klub telah mengajukan tawaran. Namun, Atletico yang dipimpin CEO Miguel Angel Gil Marin bersikeras bahwa kontrak Alvarez tidak untuk dijual, setelah juga menolak tawaran 150 juta euro (sekitar Rp2,55 triliun) dari rival sekota, Real Madrid.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 10 menit tersebut, Alvarez kembali menegaskan keinginannya untuk pergi. Ia juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap spekulasi media yang begitu masif. Simeone merespons dengan tegas bahwa keputusan transfer ada di tangan manajemen klub, dan selama ia masih menjadi pelatih, Alvarez tetap menjadi bagian penting dari tim.

"Situasinya sangat jelas. Klub telah mengambil keputusan yang dijelaskan dengan baik oleh Miguel Angel Gil. Kami sangat senang dengan Julian. Dari sisi olahraga, kami akan membantunya terus berkembang dan meningkatkan performanya, sehingga ia bisa memberikan apa yang telah ia berikan selama dua tahun ini," ujar Simeone dalam konferensi pers akhir pekan lalu.

Setelah pertemuan itu, sumber yang dekat dengan pemain menyebut Alvarez merasa pasrah. Ia memang sudah menduga Simeone akan memberikan respons seperti itu. Meski demikian, hubungan keduanya tetap terjalin baik, kendati sempat ada perbedaan pendapat soal taktik yang diterapkan Simeone. Alvarez sendiri sempat mengalami paceklik gol selama 14 pertandingan musim lalu, dan ia merasa beruntung mendapat dukungan penuh dari pelatihnya tersebut.

Atletico menilai pertemuan ini sebagai hal yang positif dan wajar terjadi di tengah hiruk-pikuk bursa transfer. Pihak klub tetap pada pendiriannya bahwa Atletico Madrid tidak akan melepas Julian Alvarez ke Barcelona. Keputusan transfer sepenuhnya berada di tangan manajemen, sementara Diego Simeone akan terus memperlakukan Alvarez sebagai pemain kunci selama ia berseragam Los Rojiblancos.

Dengan situasi yang masih menggantung ini, masa depan Alvarez di musim 2026/2027 menjadi salah satu saga transfer terpanas di Eropa. Akankah ia bertahan atau akhirnya pergi? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.