Manajemen Napoli secara resmi mengonfirmasi langkah hukum untuk mengajukan banding atas sanksi larangan mendampingi tim sebanyak dua pertandingan yang dijatuhkan kepada pelatih kepala Massimiliano Allegri. Hukuman tegas ini diberikan oleh otoritas Serie A menyusul hasil imbang dramatis 3-3 saat menghadapi AS Roma dalam laga akhir pekan lalu di kompetisi domestik.

Sanksi tersebut dijatuhkan setelah sang pelatih diganjar kartu merah langsung akibat melontarkan komentar bernada menghina kepada perangkat pertandingan serta menunjukkan sikap agresif kepada staf AS Roma di area pinggir lapangan. Ketegangan memuncak menjelang akhir pertandingan ketika AS Roma mencetak gol penyeimbang yang, menurut protes keras dari kubu Partenopei, seharusnya dianulir karena terjadi pelanggaran terlebih dahulu dalam proses terjadinya gol tersebut.

Berdasarkan keputusan resmi Lega Serie A, pelatih berusia 59 tahun itu juga diwajibkan membayar denda finansial sebesar 10.000 Euro atau sekitar Rp170 Juta atas perilaku kontroversialnya. Akibat sanksi skorsing dua pertandingan ini, sang juru taktik terancam harus absen mendampingi skuad asuhannya dalam pertandingan tandang krusial menghadapi Monza pada hari Rabu serta partai besar melawan Juventus pada akhir pekan mendatang.

Dalam tanggapannya seusai pertandingan, sang pelatih membantah telah melontarkan kata-kata menghina kepada wasit keempat yang menjadi dasar pengusirannya dari area teknik. Ia bahkan mengeluhkan perlakuan yang diterimanya dari pengawas pertandingan dan membandingkannya dengan pelatih tim lain, sembari menegaskan bahwa klub akan segera mempelajari dokumen resmi untuk memperjuangkan pembatalan sanksi tersebut melalui jalur banding.