Manchester City resmi mencapai kesepakatan dengan Lille untuk merekrut gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, dengan nilai transfer mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun. Kesepakatan ini menjadi salah satu langkah besar The Citizens dalam membangun kembali lini tengah mereka setelah ditinggal sejumlah pemain kunci.

Menurut laporan BBC Sport, kesepakatan awal senilai 85,6 juta poundsterling (sekitar Rp1,7 triliun) telah disetujui kedua klub. Lille menerima tawaran dengan rincian biaya awal 81,4 juta poundsterling (sekitar Rp1,6 triliun) plus tambahan 4,2 juta poundsterling (sekitar Rp84 miliar) dalam bentuk bonus. Bouaddi, yang baru berusia 18 tahun, akan segera menjalani pemeriksaan medis sebelum dikontrak resmi oleh Enzo Maresca.

Kepindahan ini tak lepas dari kebutuhan mendesak City di lini tengah. Sebelumnya, mereka melepas Rodri ke Barcelona dengan nilai 65 juta poundsterling (sekitar Rp1,3 triliun) dan Tijjani Reijnders ke Al-Qadsiah seharga 52 juta poundsterling (sekitar Rp1,04 triliun). Dengan kepergian dua gelandang utama tersebut, City menjadikan posisi ini sebagai prioritas belanja musim panas.

Bouaddi bukan nama asing di pentas Eropa. Ia tampil menonjol saat membawa Lille mengalahkan Real Madrid di Liga Champions 2024, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-17. Penampilannya yang matang sebagai gelandang bertahan membuatnya dijuluki 'konduktor lini tengah'. Ia juga menjadi starter dalam lima dari enam pertandingan Maroko di Piala Dunia 2026, membantu timnya melaju hingga perempat final.

Dengan kedatangan Bouaddi, City kini memiliki opsi duet lini tengah yang menarik bersama Elliot Anderson, rekrutan anyar dari Nottingham Forest senilai 116 juta poundsterling (sekitar Rp2,3 triliun). Anderson yang biasa bermain sebagai box-to-box akan melengkapi gaya bermain Bouaddi yang lebih suka mengatur ritme dari belakang. City juga masih dikaitkan dengan Enzo Fernandez dari Chelsea, namun peluang kesepakatan masih belum jelas.

City akan memulai musim Premier League dengan menjamu Bournemouth pada Minggu (14:00 BST). Sebelumnya, mereka harus menelan kekalahan dari Arsenal di Community Shield. Kehadiran Bouaddi diharapkan bisa langsung memberi dampak, meski ia kemungkinan akan diadaptasi secara bertahap mengingat usianya yang masih muda.