Ketertarikan Como terhadap Liam Delap memang jadi buah bibir di bursa transfer musim panas ini. Klub besutan Cesc Fabregas itu dikabarkan sudah melakukan pendekatan awal untuk memboyong striker Chelsea tersebut. Tawaran tampil di Liga Champions musim depan terdengar menggiurkan, tapi nyatanya ada dua alasan utama yang bikin transfer ini sulit terwujud.

Menurut laporan Fabrizio Romano pekan ini, Como sudah menghubungi Chelsea untuk menanyakan ketersediaan Delap. Pemain berpaspor Inggris itu diboyong ke Stamford Bridge dengan biaya sekitar €35 juta atau setara Rp595 miliar pada musim panas lalu. Namun, di bawah arahan pelatih anyar Xabi Alonso, Delap diprediksi tidak akan masuk rencana utama di lini serang The Blues pada musim 2026-27.

Alasan pertama, Chelsea tidak tertarik melepas Delap dengan status pinjaman. Dilansir dari Sky Sport Italia, The Blues lebih memilih penjualan permanen dengan banderol sekitar €46 juta atau setara Rp782 miliar. Angka itu jelas bukan perkara mudah bagi Como yang sudah menggelontorkan dana besar di bursa transfer ini.

Como sendiri sudah menghabiskan sekitar €60 juta atau Rp1,02 triliun untuk mengamankan kontrak Nico Paz dan €30 juta atau Rp510 miliar untuk menebus Trevoh Chalobah dari Chelsea. Belum lagi pengeluaran untuk Yan Couto, Kaiki, Mattia Liberali, dan Luis Milla. Dengan kondisi keuangan yang sudah cukup terkuras, wajar jika Como berpikir dua kali untuk memenuhi permintaan Chelsea.

Alasan kedua datang dari keinginan pribadi Delap. Laporan dari Inggris menyebut bahwa pemain berusia 23 tahun itu lebih memilih bertahan di Premier League untuk musim 2026-27. Meski tawaran Liga Champions dari Como terdengar menarik, preferensi untuk tetap bermain di liga paling kompetitif di dunia itu menjadi pertimbangan besar bagi Delap.

Dengan dua hambatan tersebut, peluang Delap berseragam Como di musim depan tampaknya masih sangat tipis. Apakah ada kejutan di sisa bursa transfer? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.