Gelandang anyar Bruno Guimaraes akhirnya membuka suara terkait kepindahannya yang penuh drama dari Newcastle United. Pemain berusia 28 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mengalami malam-malam tanpa tidur sebelum memutuskan untuk menanggalkan seragam The Magpies demi bergabung dengan Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu dengan mahar mencapai £75 juta atau sekitar Rp1,5 Triliun.

Dilansir dari ESPN FC, keputusan tersebut diambil setelah melalui pergulatan batin yang sangat panjang mengingat kedekatannya dengan para pendukung setia di St James' Park. Guimaraes, yang ditunjuk sebagai kapten pada tahun 2024 dan sukses mempersembahkan trofi domestik pertama dalam kurun waktu 70 tahun lewat gelar Carabao Cup 2025, merasa berat hati harus meninggalkan klub yang sudah dianggapnya sebagai keluarga sendiri di bawah asuhan mantan manajer Eddie Howe.

Kepindahan gelandang asal Brasil itu terjadi di tengah situasi bursa transfer yang cukup bergejolak bagi Newcastle United, di mana sejumlah pilar penting turut dilepas dan manajemen klub mengalami perombakan besar. Meski direktur olahraga Ross Wilson sempat menyatakan keengganan klub untuk melepas sang pemain, hasrat besar Guimaraes untuk mencari tantangan baru di level tertinggi akhirnya membuat kepindahan senilai sekitar Rp1,5 Triliun tersebut benar-benar terealisasi ke London utara.

Sempat mendapati awal karier yang lambat bersama Meriam London akibat masalah cedera pangkal paha yang mengganggu, Guimaraes perlahan mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 13 penampilan di semua kompetisi dan baru saja dipercaya tampil sebagai starter dalam laga krusial Liga Champions melawan Bayern Munich di bawah arahan sang manajer Mikel Arteta.

Adaptasi Guimaraes di Emirates Stadium juga tidak lepas dari kekagumannya terhadap etos kerja staf pelatih serta ambisi besar klub musim ini. Gelandang kreatif tersebut memuji perhatian luar biasa Arteta terhadap detail taktik melalui analisa video, yang dinilainya mampu mendongkrak mentalitas skuad untuk bersaing memperebutkan setiap gelar juara yang tersedia musim ini.