Stadion Gelora BJ Habibie mendadak bergemuruh ketika papan skor berubah di paruh kedua babak. Bertandang ke markas PSM Makassar, langkah Persebaya Surabaya harus tersandung usai takluk dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan kompetisi.

Gol tunggal yang memastikan kekalahan Bajul Ijo lahir dari situasi yang cukup menyesakkan di menit ke-74. Mantan pemain mereka sendiri, Yuran Fernandes, tak sengaja melakukan gol bunuh diri yang membuat tuan rumah mengunci kemenangan krusial di kandang sendiri.

Pelatih kepala Bernardo Tavares langsung buka suara usai pertandingan sengit tersebut. Juru taktik asal Portugal itu blak-blakan mengakui bahwa skuad asuhannya dihadapkan pada situasi pelik sebelum laga dimulai, mulai dari jadwal padat hingga perjalanan panjang yang menguras tenaga pemain.

Kendati sempat buntu di paruh pertama, permainan anak asuhnya dinilai jauh berkembang setelah turun minum. Sayangnya, deretan peluang matang mulai dari bola yang membentur tiang gawang hingga eksekusi penalti yang gagal berbuah manis membuat tim tamu harus pulang dengan kepala tegak namun hampa poin.

Kekecewaan mendalam turut dirasakan oleh gelandang kreatif Bajul Ijo, Francisco Rivera. Meski sepakat bahwa babak pertama berjalan di bawah standar, ia menegaskan bahwa kebangkitan di paruh kedua seharusnya bisa berbuah gol jika lini serang tampil lebih tajam.