Rekor 100 persen kemenangan Manchester City di awal musim Liga Premier harus terhenti secara dramatis di markas Aston Villa. Kekalahan ini langsung menyoroti rapuhnya lini belakang skuad asuhan Enzo Maresca, terutama performa kiper Gianluigi Donnarumma dan bek tengah Marc Guehi yang kerap melakukan blunder fatal berbuah gol.

Dwi-gol dari Nicolas Jackson di Villa Park memperpanjang catatan negatif pertahanan City yang kini baru mencatatkan satu kali clean sheet dalam enam pertandingan terakhir di berbagai ajang. Sejak awal musim lalu, catatan statistik menunjukkan bahwa Donnarumma dan Guehi masing-masing telah mencatatkan tiga kesalahan yang berujung pada terciptanya gol bagi lawan di kompetisi Liga Premier Inggris.

Sorotan tajam mengarah kepada Donnarumma yang didatangkan musim panas lalu untuk menggantikan peran Ederson. Meski dibekali kemampuan sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia, kiper asal Italia ini dinilai masih kesulitan dalam mendistribusikan bola dari lini belakang, aspek vital yang sebelumnya menjadi kekuatan utama City di era kepelatihan sebelumnya.

Sementara itu, situasi serupa juga dialami oleh Guehi yang didatangkan dari Crystal Palace. Bek Timnas Inggris tersebut sempat ditarik keluar pada paruh waktu saat menghadapi Aston Villa setelah tampil kurang meyakinkan, termasuk insiden umpan ceroboh yang berujung pada ancaman lini serang lawan serta kartu kuning yang diterimanya.

Kendati demikian, manajer City tetap tenang menanggapi situasi pelik di lini belakang timnya. Tantangan berat berikutnya sudah menanti di depan mata ketika mereka harus menghadapi ketajaman lini serang Brighton & Hove Albion dalam dua pertandingan beruntun di ajang Piala Liga dan Liga Premier pekan ini.