Kabar resmi datang dari Bergamo. Atalanta akan berhadapan dengan Hapoel Tel-Aviv di babak play-off Conference League musim 2026/27. Kepastian ini didapat setelah Hapoel Tel-Aviv menyingkirkan GKS Katowice dengan agregat 3-2, Kamis dini hari WIB.

La Dea sebenarnya punya kenangan manis di kompetisi Eropa. Mereka menjuarai Europa League pada 2024 dan tampil di Liga Champions musim lalu. Namun, musim yang berat membuat mereka harus puas berlaga di kasta ketiga antarklub Eropa musim ini.

Kini, Atalanta harus melewati babak play-off terlebih dahulu untuk bisa tampil di fase grup. Lawan mereka adalah Hapoel Tel-Aviv, tim asal Israel yang punya pengalaman cukup di kompetisi Eropa.

Jadwal dan Tempat Pertandingan

Leg pertama akan digelar di Bergamo, markas Atalanta, pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 19.30 waktu setempat (20.30 CEST). Sementara leg kedua akan dimainkan di tempat netral, DVTK Stadium di Miskolc, Hongaria, pada 27 Agustus 2026, pukul 19.00 waktu setempat (20.00 CEST).

Menariknya, Hapoel Tel-Aviv harus rela menjalani laga kandang jauh dari rumah. Situasi keamanan di kawasan mereka memaksa UEFA menunjuk lokasi netral. Ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Atalanta, yang akan lebih dulu bermain di depan pendukung sendiri.

Dampak bagi Atalanta

Kegagalan finis di empat besar Serie A musim lalu jelas menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Gian Piero Gasperini. Padahal, mereka sempat menjadi momok menakutkan di pentas Eropa. Kini, target mereka adalah kembali membangun kepercayaan diri lewat ajang Conference League.

Meski levelnya di bawah Liga Champions, trofi Conference League tetap bisa menjadi batu loncatan. Bagi Gian Piero Gasperini, ini juga kesempatan untuk merotasi skuad dan memberi menit bermain bagi pemain muda. Namun, ia harus tetap waspada, karena Hapoel Tel-Aviv bukan lawan sembarangan.

Tim asal Israel itu lolos setelah menang 2-0 di leg pertama dan kalah 2-1 di Polandia, tetapi agregat tetap menguntungkan mereka. Semangat juang mereka patut diperhitungkan. Apalagi, bermain di tempat netral bisa memicu motivasi ekstra.

Jika Atalanta berhasil melewati rintangan ini, mereka akan melaju ke fase grup Conference League 2026/27. Tentu, target utama Gasperini adalah membawa timnya sejauh mungkin, meski persaingan di kompetisi ini juga tidak mudah.